Uni Eropa Paksa Baterai Ponsel Bisa Lepas-Pasang Di 2027

Setelah memaksa iPhone memakai konektor USB type-c untuk pengisian daya, Uni Eropa juga memaksa produsen smartphone membuat baterai produknya bisa diganti dengan mudah. Peraturan yang disahkan tahun 2023 itu akan berlaku mulai 2027 mendatang.

Tujuan adanya aturan ini lagi-lagi adalah pengurangan limbah elektronik. Dengan opsi ganti baterai yang lebih mudah, diharapkan smartphone bisa dipakai lebih lama. Alasan sama dengan yang digunakan untuk membuat charger tidak lagi disertakan dalam paket pembelian.

Namun jangan membayangkan case belakang yang diungkit dengan kuku seperti jaman dulu akan kembali. Aturan ini mengijinkan penggunaan mur untuk menjaga IP rating ponsel. Hanya saja harus bisa dibuka dengan obeng biasa, bukan tools spesial.

Dengan cara ini, pengguna bisa mengganti sendiri baterai ponselnya di rumah. Cukup beli baterainya, buka case belakang, lalu ganti baterainya di rumah.

Jadi akan ada iPhone yang baterainya bisa dilepas-pasang?

Sayangnya hal itu sangat kecil kemungkinannya. Aturan ini memberi kelonggaran untuk ponsel yang memenuhi 2 syarat. Ponsel tersebut harus punya IP rating minimal IP67 dan menjamin battery health minimal 80 persen setelah 1.000 siklus isi daya. Dan iPhone sudah memenuhinya sejak iPhone 15.

Akan lebih masuk akal kalau smartphone kelas atas menggunakan baterai berkualitas tinggi sehingga lolos aturan ini. Sedangkan untuk smartphone yang lebih murah, ada kemungkinan baterainya bisa dilepas-pasang. Toh tidak semua smartphone kelas mid-end dan low-end menyertakan fitur tahan air dan debu.

Kalau kamu, lebih suka smartphone dengan baterai lepas-pasang seperti dulu, atau baterai tanam?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *